19 January 2026 16:00
Cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Lebak, Banten dalam beberapa hari terakhir tidak hanya memicu banjir dan merusak infrastruktur, tetapi juga berdampak serius pada sektor pertanian. Kondisi ini pun dirasakan langsung oleh para petani cabai.
Hujan berkepanjangan tanpa jeda membuat tanaman cabai di Kampung Jatimulya, Desa Bojong Leles, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, membusuk. Buah cabai yang dihasilkan tampak keriput dan berukuran kecil, jauh dari standar kualitas panen.
Baca Juga :
Dampak kerusakan mulai terlihat sejak satu bulan terakhir, yakni ketika intensitas hujan tinggi mulai terjadi pada awal Januari. Akibat kondisi tersebut, sekitar 80% tanaman cabai dipastikan gagal panen.
Para petani menanggung kerugian yang ditaksir mencapai Rp20 juta, termasuk biaya bibit, perawatan, pupuk, hingga tenaga kerja. Mereka berharap cuaca segera membaik agar proses pemulihan lahan dapat dilakukan dan hasil panen ke depan bisa kembali normal.